Rumah Sehat Untuk Kaum Dhuafa
Pengelolaan zakat dengan benar merupakan salah satu solusi yang tepat untuk mengentaskan kemiskinan dan menyejahterakan masyarakat yang tidak mampu. Hal ini terbukti dengan dibangunnya Rumah Sehat dimaksudkan untuk memberikan layanan kesehatan cuma-cuma, yaitu klinik gratis 24 jam bagi kaum dhuafa, terutama di ibukota Jakarta dan sekitarnya.
Pengelolaan zakat dengan benar merupakan salah satu solusi yang tepat untuk mengentaskan kemiskinan dan menyejahterakan masyarakat yang tidak mampu. Hal ini terbukti dengan dibangunnya Rumah Sehat Masjid Agung Sunda Kelapa (RSMASK) di Jakarta Pusat yang diresmikan langsung oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono usai shalat Jum'at (14/9/2007). Turut hadir pula dalam peresmian itu Wapres M. Jusuf Kalla, Menko Kesra Aburizal Bakri Menkes Siti Fadillah Supari, Ketua MPRRI Hidayat Nurwahid dan Menteri Agama Maftuh Basyuni serta Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso.
Rumah sehat yang dibangun dengan dana Rp 4,5 miliar ini hasil kerja sama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Dompet Dhuafa Republika dan Masjid Agung Sunda Kelapa beserta para donatur.
Pendirian RSMASK dimaksudkan untuk memberikan layanan kesehatan cuma-cuma, yaitu klinik gratis 24 jam bagi kaum dhuafa, terutama di ibukota Jakarta dan sekitarnya.
Pemilihan Masjid Agung Sunda Kelapa yang berlokasi di kawasan elit Menteng Jakarta Pusat ini sebagai sarana menjalin kedekatan antara kalangan "muzakki" (orang yang memberi zakat) dengan "mustahiq" (orang yang berhak menerima zakat/kaum dhuafa).
Dengan dibangunnya Rumah Sehat Masjid Agung Sunda Kelapa (RSMASK) tersebut impian kaum dhuafa agar dapat berobat gratis akhirnya terwujud.
Bagi kaum dhuafa yang ingin berobat, hanya dengan berbekal KTP, kartu keluarga dan surat keterangan tidak mampu, lalu tim dari rumah sehat akan menyurvei data-data tersebut, selanjutnya mereka dapat berobat di Rumah Sehat Masjid Sunda Kelapa. Gratis!
Adapun jika ada kasus gawat darurat, proses survei bisa sejalan dengan proses pengobatan, sehingga tidak menghambatnya untuk berobat.
Tidak hanya melayani kaum muslimin, rumah sehat ini juga menerima pasien dari lintas agama yang biaya pengobatannya diambil dari dana infaq dan shodaqoh, karena dana dari zakat diperuntukkan untuk umat Islam.
Dengan adanya layanan kesehatan gratis ini diharapkan masyarakat dapat terus meningkatkan kepercayaan untuk mengamanahkan zakat dan infaknya melalui lembaga pengelola zakat.
Masyarakat butuh bukti nyata, baik muzakki/munfiq dan mustahiq maupun masyarakat umum. Sifat amanah dari sebuah lembaga perlu dibarengi dengan bukti nyata, dan bukti nyata inilah yang ditunggu-tunggu dan didambakan oleh masyarakat.
Dengan adanya pendirian RSMASK tersebut diharapkan masyarakat umum menjadi faham bahwa betapa pentingnya zakat pendayagunaannya serta betapa universalnya ajaran Islam. Ajaran Islam tidak hanya ibadah ritual semata, tapi juga mengatur dan memberikan solusi bagaimana mengentaskan kemiskinan dan menyejahterakan masyarakat.
Sedangkan bagi Muzakki maupun Munfiq bisa merasa senang dengan terwujudnya hal tersebut sehingga mereka juga semakin percaya dan bertambah loyal untuk menyalurkan zakat, infaq, sedekah dan wakaf kepada lembaga zakat tanpa ada rasa keberatan.
Adapun bagi Mustahiq memberikan pemahaman akan pentingnya zakat sehingga jika kelak sudah mampu ia pun tidak lupa zakat, karena diantara pendayagunaan zakat adalah untuk mengangkat mustahiq menjadi muzakki atau munfiq.
Semoga upaya yang baik ini sebagai contoh dalam rangka keperdulian terhadap masyarakat miskin yang butuh uluran tangan dan semoga nantinya dapat berlanjut serta muncul tumbuh berkembang "Rumah Sehat" di tempat-tempat yang lainnya. <<nsr>>








Konsultasi
Dilarang mengutip, menggandakan, menyebarluaskan
sebagian atau seluruh materi yang termuat dalam situs www.alquranseluler.com tanpa izin tertulis dari www.alquranseluler.com, baik itu berupa artikel berita, foto, image beserta materi-materi
lainnya.